KUDETA OLEH BAPAK ANWAR TEWAS DI MALAYSIA

KUDETA GAGAL


Journalist Antarabangsa menulis melalui kotak emel mymassa –

KUDETA yang dipimpin oleh Ketua Pemberontak di Malaysia Bapak Anwar Ibrahim, dan Pembantunya Ambiga Sari seorang orang India, gagal mempengaruhi majoritas rakyat Malaysia untuk menumbangkan kerajaan secara kekerasan. Nampaknya Anwar tidak mendapat sokongan majoritas rakyat Malaysia. Perdana Menteri Malaysia, bapak Najib harus segera mengadakan Pemilu (Pilihanaraya) karena inilah peluang terbaiknya.

Apapun, para jornalist dari seluruh dunia melihat cara bagaimana bapak Anwar Ibrahim, seorang Ketua Pemberotak Malaysia yang menyatakan sokongan gratisnya kepada Israeli tempohari, menghimpunkan pendukungnya dari seantero pelousuk Malaysia tewas dan gagal. Saya kebetulan berada di tengah-tengah Kudeta itu, berani dengan yakin, menulis di sini hanya kira-kira 20,000 sahaja yang mampir. Mereka tidak seperti rakyat Indonesia yang berani tetapi sopan. Mereka ini lain sekali mentornya, seumpama orang gila yang terbakar kepanasan.

Saya mendekati seorang dua pria dan bertanya apakah yang mereka perjuangkan. Amat heran sekali, mereka tidak punya kekuatan dalaman untuhk melancarkan Kudeta ini. Bagaimana si bapak Anwar bisa begitu yakin akan berjaya, sedangkan gerombolan pemberontak ini bukannya ori sebaliknya diberi upah 100,000 ribu rupiah begitu. Sangat jelik dan menjijikkan.

Bapak Anwar dalam rangka mengejar masa untuk menjadi Perdana Menteri, kini kesuntukan masa. Kami sendiri berpikiran, jika bapak Anwar masih mengimpikan jawatan Persiden Malaysia, bapak Anwar harus bersedia merombak segala-galanya, khususnya membuang sistem Raja-Raja Melayu sebagaimana harapannya Membentuk Malaysia Baru katanya, dan jua harapan menggunung teman baiknya di dalam partai Dap melalui sistem Malaysian Malaysia tanpa Raja.

Namun, kami pikir ini kerja gila. Malaysia masih memulihara sistem Rajanya. Hanya kerakusan Bapak Anwar dan gerombolannya sahaja yang masih belum tuntas, yang pasti bapak Anwar ada dua pilihan. Pertama, kembali menetap semula di Amerika atau kedua, menjadi Diplomat Kehormat Israeli di Amerika.

Kalau di Indonesia, bapak Anwar ini sudah lama disisihkan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s